Belajar Investasi Lewat Reksa Dana BCA

Reksa dana merupakan salah satu bentuk investasi yang tepat untuk pemula yang baru mulai untuk belajar berinvestasi. Salah satu yang bisa Anda pilih adalah reksadana BCA. Produk investasi dari BCA ini merupakan hasil kerjasama dengan PT. Danareksa. Dengan produk yang merupakan hasil kongsi tersebut, reksa dana dari Bank BCA bisa menjadi pilihan yang tepat untuk Anda yang ingin mulai untuk mencoba berinvestasi dengan lewat reksadana.

Reksadana didirikan berdasarkan pada kontrak investasi kolektif diantara manajer investasi dan bank kustodian. Masing-masing pihak tersebut memiliki tugas tersendiri, yaitu:

  • Manajer investasi atau MI yang bertugas sebagai pengelola dan pemantau dari portofolio efek yang diinvestasikan oleh investor dalam reksadana.
  • Bank kustodian yang bertindak untuk melakukan administrasi, penerbitan aset reksa dana, menerbitkan dan mengirimkan surat konfirmasi yang isinya transaksi dan laporan bulanan ke investor reksadana.

Produk reksa dana di Bank BCA ini dananya akan dikelola oleh pihak Danareksa sehingga BCA yang merupakan salah satu bank swasta tersebut hanya merupakan agen. Dengan kata lain, Danareksa merupakan manajer investasi dan BCA merupakan agen/bank kustodian. Sehingga terjadi kesalahan dalam pengelolaan dana, BCA tidak bertanggung jawab namun pelaksanaan dan pengelolaan dana reksadana tetap diawasi OJK. BCA Danareksa memiliki fasilitas yang disebut dengan Autocollection Bank Central Asia yang memudahkan para investor reksa dana di bank BCA tersebut bisa melakukan pembayaran transaksi investasi lewat aplikasi yang bisa diunduh dan diinstal di gadget seperti di smartphone.

Keuntungan Berinvestasi Lewat Reksadana BCA

Terdapat keuntungan jika Anda berinvestasi reksadana BCA, yaitu:

  • Dana dikelola oleh pihak yang profesional sehingga pengelolaan dana menjadi lebih maksimal.
  • Memperkecil resiko atau di verifikasi investasi karena investasi dipecah ke beberapa instrumen efek.
  • Pembelian serta penjualan kembali unit penyertaan bisa dilakukan setiap hari bursa.
  • Transparansi pengelolaan dana investasi.
  • Potensi pertumbuhan investasi yang menarik.
  • Dana awal terjangkau dan Anda bisa melakukan investasi hanya dengan modal Rp 100-200 ribu.
  • Hasil penjualan kembali dari reksa dana tersebut dan keuntungan investasi bukan merupakan objek pajak.

keuntungan reksadana BCA

Terdapat 5 jenis reksadana yang ada di BCA yaitu pasar uang, terproteksi, tetap, campuran dan saham. Reksadana pasar uang merupakan pilihan investasi yang tepat jika Anda baru belajar untuk berinvestasi karena jenis reksa dana ini memiliki resiko kerugian yang minim. Jenis investasi ini memiliki tempo yang singkat yaitu tidak lebih dari 1 tahun. Kedua adalah reksa dana terproteksi yang mekanisme proteksinya 100% pada nilai investasi di awal jika investasinya dipertahankan hingga pada tanggal jatuh tempo dan tidak akan berlaku jika investasi tersebut dicairkan sebelum tenggat jatuh tempo. Jangka waktu dari investasi ini adalah 1-3 tahun dan cocok untuk Anda yang profil resikonya konservatif.

Baca juga: KTA BCA

Jenis Reksadana BCA

Jenis reksadana BCA yang lainnya untuk pilihan investasi Anda yaitu:

  • Reksa dana pendapatan tetap dengan investasi setidaknya 80% dari nilai aktiva bersih (NAB) dan instrumen efek yang bersifat utang. Lama investasi ini sekitar 1-3 tahun dan cocok untuk investor dengan profil resiko konservatif.
  • Reksa dana campuran dengan instrumen efek bersifat ekuitas. Besar instrumen efek maksimal sebesar 79% dari NAB dan di portofolio reksadana dengan jangka waktu 3-5 tahun ini harus ada efek yang bersifat utang dan ekuitas.
  • Reksa dana saham dengan investasi paling sedikit 80% dari NAB dan efek bersifat ekuitas. Investasi ini cocok untuk Anda yang ingin berinvestasi lebih dari 5 tahun.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *