Mengenal Pengertian Pajak dan Manfaatnya

Pembangunan nasional adalah pembangunan yang dilakukan secara berkesinambungan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Namun untuk bisa merealisasikan pembangunan nasional yang terus menerus, tentu negara juga butuh dana yang didapat dari pajak. Lalu apakah pajak itu? Pengertian pajak secara mudah adalah merupakan kontribusi yang diberikan oleh rakyat kepada negara dengan sifat memaksa berdasar undang-undang yang ada dan tidak ada imbalan atasnya.

Inilah Pengertian Pajak

Berdasar pengertian pajak tersebut, maka dapat diketahui jika pajak ini adalah kontribusi rakyat dan karena membayar pajak rakyat tidak akan mendapatkan imbalan secara langsung. Selain itu, pengambilan pajak ini juga dilakukan dengan sifat memaksa karena sudah ada aturan perundang-undangannya sehingga apabila warga negara tersebut tidak mau membayar, maka bisa diberikan denda atau hukuman. Dengan adanya pajak ini, maka warga negara pun ikut serta dalam memberikan sumbangsih untuk kemajuan pembangunan negara.

Seperti halnya perekonomian yang ada di rumah tangga secara umum, perekonomian negara juga butuh sumber pendapatan. Pajak ini adalah sumber pendapatan negara yang utama yaitu menyumbang hingga 70% dari keseluruhan pos penerimaan negara. Tanpa adanya pajak, maka kegiatan negara pun akan sulit untuk dilakukan. Penggunaan pajak ini digunakan untuk belanja pegawai, pembiayaan pembangunan sarana umum dan infrastruktur hingga subsidi di berbagai sektor.

Untuk lebih mengenal penggunaan pajak, maka berikut ini beberapa hal yang dibiayai dari pajak:

  1. Membiayai segala pengeluaran negara seperti pengeluaran untuk jenis proyek produktif barang yang ekspor.
  2. Membiayai pengeluaran reproduktif contohnya pengeluaran yang mampu memberi keuntungan untuk masyarakat seperti pengeluaran pertanian dan pengairan.
  3. Membiayai pengeluaran tidak reproduktif seperti pengeluaran untuk obyek rekreasi ataupun pembangunan monumen.
  4. Membiayai pengeluaran tidak produktif seperti pengeluaran dalam hal pertahanan negara atau perang.

Meski memang manfaat pajak tidak bisa dirasakan secara langsung oleh para wajib pajak, namun dengan membayar pajak secara teratur dan disiplin, maka negara pun ikut berkembang dan mampu melakukan pembangunan. Akibatnya, sarana dan prasarana umum semakin baik yang bisa dilihat misalnya dari jalan dan jembatan yang terus diperbaharui, subsidi minyak dan pangan yang lancar, kelestarian lingkungan lebih terjaga, alat transportasi masal lebih terjamin hingga pertahanan dan keamanan negara yang lebih maksimal.

Baca juga: Gadai BPKB Mobil

Pajak sendiri memiliki beberapa jenis yaitu pajak pusat serta pajak daerah. Pajak pusat adalah jenis pajak yang dikelola secara langsung dari pemerintah pusat, sedangkan untuk pajak daerah dikelola oleh pemerintah daerah setingkat provinsi dan kabupaten atau kota. Berikut ini jenis-jenisnya:

Jenis-Jenis Pajak

1. Pajak pusat yang dikelola pemerintah pusat (Dirjen Pajak):

  • Pajak Penghasilan.
  • Pajak Pertambahan Nilai.
  • Pajak Penjualan Barang Mewah.
  • Bea materai.
  • Pajak Bumi Bangunan.

2. Pajak daerah yang dikelola pemerintah daerah:

  • Pajak kendaraan bermotor.
  • Pajak bahan bakar untuk kendaraan bermotor.
  • Bea balik nama kendaraan bermotor.
  • Pajak air permukaan.
  • Pajak rokok.
  • Pajak kabupaten, seperti pajak restoran, pajak reklame, pajak hiburan dan lainnya.

pengertian pajak 1

Itulah pengertian pajak dan manfaatnya bagi negara dan bagi wajib pajak. Dengan manfaat yang begitu banyak dan penting tersebut, maka kini sudah tidak ada lagi alasan untuk tidak membayar pajak. Kini pajak telah dikelola dengan lebih baik dan maksimal sehingga pajak yang Anda bayarkan memang dimanfaatkan untuk segala hal yang bermanfaat untuk khalayak banyak. Oleh karena itu, pastikan bayar pajak Anda secara teratur dan jujur.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *